Pages

Laporan Kegiatan Acara Reuni SMKN 4 Pekanbaru 2011

  Latar Belakang
Ø  Menggali kenangan lama diantara teman-teman saat menempuh pendidikan di SMKN 4 Pekanbaru dari semua jurusan yang masuk pada tahun 2006-2009.
Ø  Menjalin tali silaturahmi dan persaudaraan sesama alumni.
                                                 
Maksud dan Tujuan
Ø  Mempertemukan kembali alumni SMKN 4 dari semua jurusan pada periode 2006-2009.
Ø  Menumbuhkan semangat Almamater.
Ø  Menanamkan kepedulian terhadap Almamater serta para Alumninya dengan harapan terjalin tali persaudaraan dan saling tolong menolong.

Pelaksana  Panitia SMKN 4 tahun 2006  , Rekening Panitia atas nama Ceri BCA  0000xxxx atau Mandiri 11111xxxxx Pekanbaru

Bentuk Kegiatan
Ø  Temu kangen dan Silaturahmi
Ø  Menggalang Kas Alumni yang kemudian melalui Musyawarah bisa dipergunakan sebagai:
§  Pemberian Beasiswa untuk murid SMK PGRI yang kurang mampu.
§  Membuat Bakti Sosial di daerah yang membutuhkan.
Ø  Pembagian Cindera Mata
                                                                                           
Rencana Anggaran
Ø  Konsumsi Temu Kangen Rp 1.950.000
Ø  Pembuatan Cinderamata Kaos Rp 3.600.000
Ø  Pemberian bantuan untuk adik kelas atau murid yang kurang mampu Rp 2.400.000 (Dengan asumsi untuk 2 orang siswa perorang Rp 100.000 selama setahun)


Jadwal Dan Pelaksana Kegiatan
Minggu
4 September 2011
09.00 – 10.00
Registrasi Alumni
Seksi Tamu

Hingar Bingar Esemka dan Hak Warga Negara Atas Pendidikan

Hingar bingar media massa tentang Kiat Esemka, mobil buatan anak-anak SMK, hingga hari ini belum mereda. Sebetulnya sudah lama sejak pertama kali diluncurkan, yaitu pada  tahun 2009. Ketika itu purwarupanya sempat mendapatkan tanda tangan langsung dari presiden di bodi mobilnya. Masyarakat menaruh harapan, namun rupanya pemberitaannya meredup karena tidak terjadi langkah signifikan setelahnya.

Popularitas Esemka diawali dengan dijadikannya mobil tersebut sebagai mobil dinas oleh Wali Kota Solo Joko Widodo. Pemberitaan ini juga menarik minat para politikus di DPR yang secara terbuka menyatakan niat mereka membeli dan menggunakan mobil tersebut. Termasuk Ketua DPR Marzuki Alie.

Namun, muncul pula keraguan, apakah anggota DPR serius mendukung kemandirian nasional atau sekadar memanfaatkan Esemka demi kepentingan politik.

Di luar hingar bingar keberhasilan siswa-siswa SMK dalam menciptakan mobil ESEMKA tersebut, sebenarnya

Perkembangan Android

Android merupakan sistem operasi untuk smartphone yang dikembangkan Google. Saat ini Sistem Operasi Android sudah digunakan di banyak vendor smartphone, misalnya HTC, Samsung, Sony Ericsson, Motorola dan LG. Android mengalami perkembangan yang cukup pesat.


 

Android versi 1.1

Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.

Android versi 1.5 (Cupcake)

Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.

Android versi 1.6 (Donut)

Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah

Data Resource Management

Teknik Dasar Management Basis Data
 
Basis data merupakan kumpulan data yang saling berhubungan (relasi). Relasi biasanya ditunjukan dengan kunci dari tiap file yang ada. Dalam satu file terdapat record-record yang sejenis, sama besar, sama bentuk, yang merupakan satu kumpulan entitas yang seragam. Satu record terdiri dari field yang saling berhubungan menunjukan bahwa field tersebut dalam satu pengertian yang lengkap dan direkam dalam satu record.

Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa basis data mempunyai beberapa kriteria penting, yaitu :

1. Bersifat data oriented dan bukan program oriented.
2. Dapat digunakan oleh beberapa program aplikasi tanpa perlu mengubah basis datanya.
3. Dapat dikembangkan dengan mudah, baik volume maupun strukturnya.
4. Dapat memenuhi kebutuhan sistem-sistem baru secara mudah
5. Dapat digunakan dengan cara-cara yang berbeda.

Prinsip utama basis data adalah pengaturan data dengan tujuan utama fleksibelitas dan kecepatan dalam pengambilan data kembali. Adapun Tujuan basis data diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Efisiensi meliputi speed, space dan accurancy.
2. Menangani data dalam jumlah besar.
3. Kebersamaan pemakaian (Sharebility).
4. Meniadakan duplikasi dan inkonsistensi data.

Sistem basis data merupakan perpaduan antara basis data dan

Tugas Bahasa Indonesia 1 (Resume Artikel Ilmiah)

 
Nama Kelompok dan Kelas:

Adhimu Irwan Agus Setiawan              11109064        3KA03
Antonius Catur Nugroho                     10109536        3KA03
Ceri Solehudin                                   13109774        3KA03
Erryk Istianto                                     15109326        3KA03
Faisal Andika                                     11109878        3KA03
Kukuh Kuntoro                                   14109259        3KA03




ABSTRAK 

Pengembangan sistem informasi lapas narkoba yang diharapkan dapat membantu Badan Narkotika Nasional beserta instansi penegak hukum lainnya dalam mengungkap kejahatan – kejahatan narkoba yang bersifat internasional dan lokal. Analisa Aplikasi Sistem informasi lapas narkoba yang menggunakan sistem berbasis web menggunakan Hypertext Preprocessor (PHP) dan Mysql sebagai database-nya serta menggunakan apache sebagai web servernya. Selain sumber daya manusia, penerapan sistem informasi lapas narkoba juga harus diikuti dengan SOP (Standard Operating Procedure) yang baik sehingga sistem secara keseluruhan dapat terintegrasi dengan baik dan dapat dikembangkan dengan data – data narapidana di seluruh dunia, dikarenakan beberapa kejahatan narkoba dikendalikan oleh sindikat internasional. Sistem ini juga dapat diintegrasikan dengan data exportir maupun importir prekursor yang berada di database National Single Window (NSW).
Kata kunci : system informasi lapas, narkoba, collaboration diagram, sequence diagram, class diagram, activity diagram, database, PHP.  


PENDAHULUAN 

Salah satu kejahatan yang paling diperhatikan di dunia saat ini adalah kejahatan terorisme dan narkoba karena dua kejahatan ini mempunyai keterikatan satu sama lain. Narkoba yang dalam hal ini adalah salah satu “tulang punggung” dari dana yang digunakan untuk membiayai aksi terorisme. Kejahatan narkoba adalah kejahatan yang dikendalikan oleh sindikat lokal maupun internasional dan untuk menangani ini diperlukan koordinasi antar penegak hukum seperti Kepolisian, Kementerian Hukum dan Ham, BNN, Bea dan Cukai, Kejaksaan, Mahkamah Agung dan lain – lain. Selain  kordinasi penegak hukum di dalam negeri diperlukan juga kordinasi penegak hukum antar negara melalui Interpol. Permasalahan kordinasi ini yang paling penting saat ini, kordinasi yang dilakukan selama ini hanya menggunakan data – data yang minim sekali diantara penegak hukum di Indonesia.
Jika kita bandingkan dengan negara tetangga maka negara kita sangat jauh tertinggal mengenai data – data para narapidana, baik itu yang menyangkut kejahatan narkoba dan juga kejahatan lainnya. Selain itu terdapat juga kerjasama antar negara dalam memerangi narkoba yang dibina oleh PBB dibawah naungan UNODC (United Nations Office on Drugs and Crime). Setiap tahun setiap negara wajib melaporkan apa yang terjadi di negara masing – masing terkait kejahatan narkoba oleh lembaga atau badan yang dibuat khusus untuk mengawasi peredaran narkoba, seperti

Artikel ke -2 tentang sistem informasi

Nama Kelompok dan Kelas:

Adhimu Irwan Agus Setiawan              11109064        3KA03
Antonius Catur Nugroho                     10109536        3KA03
Ceri Solehudin                                   13109774        3KA03
Erryk Istianto                                     15109326        3KA03
Faisal Andika                                     11109878        3KA03
Kukuh Kuntoro                                   14109259        3KA03


Pengembangan Sistem Informasi

Pengembangan Sistem Informasi Spasial Database Iklim Nasional



Peningkatan apresiasi masyarakat terhadap iklim semakin tinggi maka ketersediaan data iklim baik secara global, regional, maupun lokal sangat diperlukan. Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi sebagai salah satu institusi di bawah Departemen Pertanian memiliki mandat untuk mengembangkan database sumber daya iklim untuk kebutuhan pertanian nasional.
Permasalahan utama yang dihadapi dalam proses pengembangan database iklim ini terutama berkaitan dengan format dan struktur data yang belum standar. Akibatnya data tersebut tidak mudah diupdate dan diakses.
Permasalahan tersebut di atas menjadi masukan utama di dalam penelitian Pengembangan Sistem Informasi Spasial Database Iklim Nasional. Sistem tersebut menggabungkan data tabular (data iklim, infomasi stasiun iklim) dan spasial (peta administrasi) dengan menggunakan teknologi pemrograman yang dapat mendisain sistem database menurut kebutuhan pengguna misalnya: (a) menampilkan data dan informasi iklim secara cepat berdasarkan pilihan jenis parameter, periode waktu, dan lokasi stasiun yang diinginkan, (b) menampilkan distribusi stasiun pengamat iklim/curah hujan, (c) mengolah data iklim ke beberapa satuan waktu seperti data dasarian, bulanan, dan tahunan, dan (d) menampilkan hasil olahan tersebut dalam beberapa kemasan baik secara display di monitor komputer secara tabular ataupun histogram, printout, dan file.
Proses penyusunan sistem database iklim nasional meliputi dua tahapan utama yaitu: Pengembangan prototipe sistem database iklim nasional, dan Pengembangan database iklim Jawa Barat dan Jawa Tengah. Kegiatan diawali dengan

Artikel ke -1 tentang Bidang Kebahasaan


Nama Kelompok dan Kelas:

Adhimu Irwan Agus Setiawan              11109064        3KA03
Antonius Catur Nugroho                     10109536        3KA03
Ceri Solehudin                                   13109774        3KA03
Erryk Istianto                                     15109326        3KA03
Faisal Andika                                     11109878        3KA03
Kukuh Kuntoro                                   14109259        3KA03


Bahasa Indonesia, Film Nasional, dan Generasi Bangsa

(Menyambut Tahun Bahasa 2008 dan Renungan Hari Film Nasional 10 Maret 2008)

Mahmud Jauhari Ali

Banjarmasin Post
Tahukah Anda bahwa tahun 2008 disebut sebagai tahun bahasa Indonesia? Pada tahun 2008, bahasa Indonesia genap berusia delapan puluh tahun. Karena itulah, tahun ini merupakan Tahun Bahasa Indonesia. Berbagai kegiatan pun mulai dipersiapkan untuk menyambutnya. Berbagai kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada tahun ini guna memajukan dunia bahasa dan sastra Indonesia dan daerah di tanah air kita. Berbagai lomba mulai dari lomba baca puisi sampai kompetisi membuat laman atau website bertemakan bahasa dan sastra Indonesia dan daerah akan digelar, seminar, dan kegiatan lainnya pun juga akan digelar termasuk Kongres Bahasa Indonesia Tahun 2008. Berdasarkan hal di atas, kita dapat megetahui bahwa semangat untuk memajukan bahasa dan sastra Indonesia dan daerah di tanah air ini masih sangat tinggi oleh sebagian orang Indonesia. Mengapa saya mengatakan sebagian dan bukannya seluruh orang Indoensia? Karena pada kenyataannya memang hanya sebagian saja dari seluruh orang Indonesia yang peduli dengan hidup matinya bahasa dan sastra Indonesia dan daerah. Sebagiannya lagi memilih tidak peduli. Sebagai warga negara Indonesia, kita selayaknyalah peduli dengan kehidupan dan perkembangan bahasa dan sastra Indonesia dan daerah.
Dewasa ini, pemakaian bahasa Indonesia baik dalam kehidupan nyata maupun